indojournal88.blogspot.com Berita Fakta Lugas Terpercaya

Inilah Bentuk Ekstasi Kartun Minions Hebohkan Warga Depok

Satuan Narkoba Polresta Depok mengungkapekstasi jenis baru. Bentuknya menyerupai tokoh kartun minions. Pengedar menyasar pengunjung tempat hiburan malam di Bogor dan Jakarta.
Menurut Kasat Narkoba Polresta Depok Komisaris Putu Kholis Aryana, bandar narkoba sengaja membentuk ekstasi sejenis ini supaya petugas tidak curiga ketika barang ini diselundupkan ke Indonesia.
"Ekstasi ini berasal dari Belanda. Sengaja dibuat untuk mengelabuhi petugas. Besar kemungkinan diselundupkan dari laut," kata Putu kepada Liputan6.com, Kamis 15 Desember 2016.
Ekstasi berbentuk minions disita polisi dari tangan Iswanto, (34) alias Ismed warga Kampung Sawah, Cilodong, Kota Depok. Putu mengatakan, mulanya polisi sempat terkecoh dengan narkoba milik Ismed. Sebab, saat dilakukan pengeledahan polisi tidak menemukan sabu maupun ekstasi.
Hanya ditemukan 23 butir obat seperti vitamin anak-anak yang tersimpan di dalam lemari. Namun, setelah dilakukan pengujian laboratorium obat yang dikira vitamin itu mengandung metilen dioksi metil amphetamin alias senyawa MDMA yang lazim di narkotika jenis ekstasi.
"Kadar ekstasi jenis relatif lebih tinggi dari ekstasi biasa. Bila biasanya hanya mengandung MDM 100 miligram. Tapi yang ini dalam satu butir bisa mengandung MDMA kurang lebih 160 hingga 180 miligram. Efeknya bisa 2-3 hari," ucap Putu.
Menurut dia, secara kasat mata masyarakat akan sulit membedakan antara ekstasi jenis ini dengan multi vitamin. Namun, pada umumnya ekstasi berbentuk minions ini memiliki ciri kuning-biru.

"Paling atas kuning dan bawah berwarna biru," ungkap Putu.
Putu menuturkan saat ini barang haram tersebut telah dikirim ke laboratorium Badan Narkotika Nasional (BNN) maupun Mabes Polri.
"Aturannya gitu dalam proses penyidikan maksimal 2 minggu setelah melakukan penangkapan dibawa ke sana untuk di uji kembali," tutur Putu.
Terima Pengaduan Warga
Putu mengatakan, ihwal penemuan ekstasi menyerupai kartun minions pihaknya banyak menerima telepon dari masyarakat. Khususnya orangtua. Mereka ingin mengetahui lebih jauh tentang ekstasi yang baru pertama kali ditemukan di Depok.
"Ada beberapa yang menanyakan ke kami. Jumlahnya enggak banyak sekitar 30-an oranglah. Itu dari orangtua, guru. Mereka ingin lihat gambarnya, dan ingin tahu aja," ucap Putu.
Putu meminta orangtua tetap waspada, sebab bentuk mirip multi vitamin tak ayal bisa membuat masyarakat terkecoh.
"Dengan maraknya peredaran gelap kami khawatir ini menyebar ke anak-anak. Oleh karena itu orang tau dan guru terus mengingatkan agar anak-anaknya jangan mudah menerima barang pemberian dari orang yang tidak dikenal," ungkap Putu.
Reactions:

0 comments:

Post a Comment